Sesuai dengan janji yang mereka tulis di Twitter, band garage rock asal Bandung The S.I.G.I.T. telah merilis single baru dengan judul "Let The Right One In", Sabtu (23/2/2013). Single itu bisa diunduh secara gratis melalui situs resmi thesigit.com dan merupakan bagian dari album baru mereka dengan judul Detourn, yang akan mereka rilis Maret mendatang.
The
Super Insurgent Group of Intemperance Talent atau The S.I.G.I.T., yang
terdiri dari Rekti (vokal dan gitar), Adit (bas), Farri Icksan (gitar),
dan Acil (drum), terakhir merilis album penuh pada 2006 dengan judul Visible Idea of Perfection. Pada 2009 mereka erilis album mini Hertz Dyslexia dalam dua bagian.
Meski
melalui jalur indie, band ini berhasil mendapat kontrak rekaman di
Australia dan tur di sejumlah kota di Amerika Serikat. Banyak penggemar
The S.I.G.I.T., yang disebut The Insurgent Army, langsung mengunduh single "Let The Right One In" sesaat setelah dimuat di thesigit.com, yang sempat mengalami gangguan karena banyaknya peminat.
"Kami gratiskan sebagai reward kepada fans kami, Insurgent Army, yang antusiasmenya luar biasa, dan karena mereka setia menunggu kami," kata Rekti saat ditemui BBC di Bandung baru-baru ini.
Film vampir
Ketika
ditanya mengenai latar belakang penulisan lirik "Let The Right One In",
Rekti mengaku menulisnya berdasarkan sebuah film Swedia dengan judul
yang sama.
"Itu film Swedia yang dirilis tahun 2008 yang bercerita tentang vampir dan diputar bareng Twilight, film vampir juga. Pada saat itu saya ke bioskop dan entah kenapa saya memilih menonton film The Right One In," cerita Rekti.
"Dan, saya suka banget sama film itu. Lalu, saya nonton Twilight, tapi jadi terasa sampah film Twilight ini, padahal ceritanya sama, soal percintaan manusia dengan vampir. Sama persis, tapi bobotnya beda banget," sambungnya"Dari
situ berkembang ke penulisan lagu, bahwa sesuatu yang sederhana bagi
setiap orang, pembobotannya sangat berbeda. Jadi, penerimaannya sangat
tergantung pribadi masing-masing, tapi belum tentu persepsinya benar,"
tambahnya.
Menurut Rekti, proses produksi album terbaru mereka ini tidak jauh berbeda dengan album sebelumnya. "Selama nulis
lagu, 2009, sampai rekaman dimulai 2012, prosesnya sih tetap sama
dengan yang sebelumnya. Jadi, kami merasa tidak ada yang berbeda,"
tuturnya lagi. "Tetapi, pada saat proses rekaman di studio dan
melibatkan orang lain, di situ baru ada pendapat yang bilang ketukan
Acil berubah," lanjutnya.
Tema yang diusung juga masih, "Ngamuk, nangis ada, bahkan masih ada yang menyindir politik dengan menyebut gelar wali kota yang enggak becus," ujar Rekti.
Dalam album Detourn terdapat 11 lagu dan The S.I.G.I.T. juga tetap menggunakan bahasa Inggris untuk semua lirik lagu mereka.
Peluncuran album baru direncanakan akan dilakukan pada 16 Maret mendatang dan diikuti sebuah konser tunggal di Bandung.
MUSIC
ON STAGE
LIRIK LAGU DAN CHORD GITAR
OFF STAGE
BIOGRAFI
ALAT MUSIC
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar